Gambaran Kemampuan Perawat Menginterpretasikan EKG Dalam Mendeteksi Kegawatdaruratan Fungsi Jantung Pasien Di Rumah Sakit Labuang Baji Makassar

https://doi.org/10.58294/jbk.v16i2.126

Penulis

  • Nusdin Nusdin Universitas Megarezky, Indonesia
  • Ahmad Indra Awaluddin Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, Universitas Megarezky Makassar

Abstrak

Salah satu langkah preventif  seorang perawat untuk mengurangi angka kematian akibat penyakit jantung khususnya pada pasien yang dirawat di rumah sakit adalah dengan melakukan deteksi dini penyakit jantung melalui pemerikasaan rekaman elektrokardiografi (EKG). tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kemampuan perawat menginterpretasikan EKG dalam mendeteksi kegawatdaruratan fungsi jantung pasien. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. populasi dalam penelitian sebanyak 250 orang dan sampel sebanyak 38 orang dengan teknik purposive sampling. Hasil analisis univariat  diperoleh jumlah responden yang mampu menginterpretasikan EKG sebanyak 4 responden (10,4%) dan jumlah responden yang tidak mampu menginterpretasikan EKG sebanyak 32 responden (89,6%).  Simpulan penelitian ini adalah kemampuan menginterpretasikan EKG oleh perawat yang menjadi sampel pada penelitian ini masih dalam kategori yang kurang.  Disarankan kepada perawat agar mengikuti pelatihan dan seminar EKG untuk menunjang peningkatan kemampuan interpretasi EKG.

 

Kata Kunci : Interpretasi EKG, Kegawat daruratan fungsi jantung.

Referensi

Amini, K., Mirzaei, A., Hosseini, M., Zandian, H., Azizpour, I., & Haghi, Y. (2022). Assessment of electrocardiogram interpretation competency among healthcare professionals and students of Ardabil University of Medical Sciences: a multidisciplinary study. BMC Medical Education, 22(1), 1–10. https://doi.org/10.1186/s12909-022-03518-0

Mangkupraiwira (2013). Manajemen SDM Strategik. Jakarta : PT. Ghalia Indonesia

Marlisa, M., & Pratiwi, D. N. (2019). Gambaran Pengetahuan Perawat Tentang Interpretasi Ekg Pada Pasien Aritmia Di Ruang Iccu Rsud Dr Pirngadi Medan. Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist), 13(3), 196–200. https://doi.org/10.36911/pannmed.v13i3.590

McGrath, A., & Sampson, M. (2018). Electrocardiograms: A guide to rhythm recognition for emergency nurses. Emergency Nurse, 26(1), 23–30. https://doi.org/10.7748/en.2018.e1767

PPNI. (2016). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia : Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1. Jakarta : DPP PPNI.

Puspita, I., & Abadi, A. M. (2019). Diagnosing Heart Disease using Wavelet Transformation and Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS) Based on Electrocardiagram (ECG). EKSAKTA: Journal of Sciences and Data Analysis, 19, 71–82. https://doi.org/10.20885/eksakta.vol19.iss1.art7

Tjakraatmadja, & Lantu. (2006). Knowledge Management : dalam Konteks Organisasi Pembelajar. Bandung: SBM ITB.

Diterbitkan

30-12-2023

Cara Mengutip

Nusdin, N., & Awaluddin, A. I. . (2023). Gambaran Kemampuan Perawat Menginterpretasikan EKG Dalam Mendeteksi Kegawatdaruratan Fungsi Jantung Pasien Di Rumah Sakit Labuang Baji Makassar. Jurnal Berita Kesehatan, 16(2), 11–17. https://doi.org/10.58294/jbk.v16i2.126

Terbitan

Bagian

Artikel