Analisis Pengetahuan Mahasiswa Keperawatan Dalam Mengaktivasi Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu Pada Kejadian Kegawatdaruratan Pra Hospital
DOI:
https://doi.org/10.58294/jbk.v18i1.246Keywords:
Pengetahuan, SPGDT, Kegawatdaruratan, Mahasiswa KeperawatanAbstract
Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) merupakan bagian krusial dalam sistem pelayanan kesehatan, khususnya pada fase pra-hospital. Kemampuan untuk mengaktifkan sistem ini secara cepat dan tepat sangat menentukan keberhasilan intervensi kegawatdaruratan dan dapat menurunkan risiko kematian maupun kecacatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan mahasiswa keperawatan dalam mengaktivasi SPGDT pada kejadian kegawatdaruratan pra-hospital. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 84 responden mahasiswa keperawatan semester enam, yang dipilih melalui teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa (65,5%) memiliki pengetahuan yang kurang, 29,7% memiliki pengetahuan cukup, dan hanya 4,8% yang memiliki pengetahuan baik. Temuan ini menunjukkan perlunya penguatan kurikulum pendidikan keperawatan, khususnya dalam bentuk pelatihan dan simulasi kegawatdaruratan. Diperlukan strategi pembelajaran berbasis pengalaman langsung (experiential learning) untuk meningkatkan kesiapsiagaan mahasiswa dalam menghadapi kondisi darurat nyata. Pengetahuan yang baik mengenai aktivasi SPGDT harus menjadi prioritas agar lulusan keperawatan siap berperan secara efektif dalam sistem penanggulangan gawat darurat di lapangan.
References
Butarbutar, M. H., Sanjana, I. W. E., Ose, M. I., Purnamayanti, N. K. D., Yusniawati, Y. N. P., Ismail, Y., & Rahmanti, A. (2023). Keperawatan Gawat Darurat. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice-Hall.
Novitaria, W., Wigati, P. A., & Sriatmi, A. (2017). Analisis kesiapan pelaksanaan sosialisasi Program Ambulance Hebat dalam rangka dukungan terhadap sistem penanggulangan gawat darurat terpadu di Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(4), 164-171.
Nusdin. 2020. Keperawatan Gawat Darurat. Surabaya: Surabaya : CV. Jakad Media Publishing.
Makkasau et al. 2022. Keperawatan Gawat Darurat Dan Manajemen Bencana. Yogyakarta: Rizmedia Pustaka Indonesia.
Maisyaroh, A., Widianto, E. P., & Kurnianto, S. (2024). Training of Posyandu Cadres in Pre-Hospital Management of Fever in Toddlers. Media Karya Kesehatan, 7(1).
McGrath, A., & Sampson, M. (2018). Electrocardiograms: A guide to rhythm recognition for emergency nurses. Emergency Nurse, 26(1), 23–30. https://doi.org/10.7748/en.2018.e1767
Pusponegoro, D. D. A. D., & Sujudi, A. (2016). Kegawatdaruratan dan bencana: solusi dan petunjuk teknis penanggulangan medik & kesehatan. PT. Rayyana Komunikasindo.
Rahman, W. F., & Serly, S. (2021). Sosialisasi Cara Penanganan Pasien Gawat Darurat Di Puskesmas Bungursari. J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(3), 431-438.
Rinestaelsa, U. A., Suryati, S., Yulianti, Y., Ifadah, E., Sari, N. M. S., Elfrida, N. S. A. L., & Silalahi, M. K. (2025). Buku Ajar Keperawatan Gawat Darurat. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Setiawan, T., Yuniarti, R., & Haryanto, B. (2021). Clinical practice exposure and its impact on nursing students' knowledge about emergency and SPGDT. Nursing and Health Sciences Journal, 7(2), 95-101. https://doi.org/10.1111/j.1442-2018.2021.00789.x
Suharto, B., Santoso, A., & Wijaya, R. (2020). The effectiveness of simulation-based learning in improving nursing students' emergency response skills. Journal of Nursing Education, 55(4), 122-130. https://doi.org/10.3928/01484834-20200401-03
Sylvana, B. (2020). Tanggung Jawab Pemerintah Daerah Dalam Penyelenggaraan Kedaruratan Pra-Hospital Melalui Public DSafety Center (PSC) 119 Untuk Peningkatan Layanan Kesehatan Di Indonesia. Aktualita Jurnal Hukum, 3(1), 547-564.
Trifianingsih, D., & Agri, N. (2024). Knowledge of First Aid Road Traffic Accident Victim Among Police Officers in Banjarmasin. Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI), 9(2), 164-170.
Wijaya, R., & Santoso, A. (2019). The role of direct simulation in enhancing nursing students’ knowledge on SPGDT activation. Indonesian Journal of Nursing Education, 10(3), 200-210. https://doi.org/10.52381/ijnedu.2019.10.3.003
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nusdin Nusdin, Alfyan Rahim, `Alfrida Alfrida

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.






