Perbedaan Skala Dismenore Primer Sebelum dan Sesudah Pemberian Minyak Serai pada Siswi SMA Negeri 5 Denpasar
DOI:
https://doi.org/10.58294/jbk.v19i1.348Keywords:
Dismenore Primer, Minyak Serai, SiswiAbstract
Dismenore primer merupakan gangguan menstruasi berupa kram perut bagian bawah yang sangat umum dialami oleh remaja putri akibat kontraksi otot uterus yang berlebihan. Kondisi ini sering kali berdampak negatif pada produktivitas harian, seperti penurunan konsentrasi belajar hingga ketidakhadiran siswi di sekolah. Minyak serai hadir sebagai alternatif terapi nonfarmakologis yang mengandung senyawa aktif seperti sitronelal dan geraniol yang bersifat analgesik, antiinflamasi, serta mampu memberikan efek relaksasi pada otot. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan skala nyeri dismenore primer sebelum dan sesudah pemberian minyak serai pada siswi di SMA Negeri 5 Denpasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design dengan rancangan one group pre-test post-test. Penelitian dilakukan terhadap 30 responden remaja putri yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Prosedur intervensi melibatkan pengolesan minyak serai sebanyak 7 semprotan pada area perut bagian bawah selama 15 detik saat nyeri muncul di hari pertama menstruasi. Pengukuran tingkat nyeri dilakukan sebelum dan sesudah intervensi, kemudian data dianalisis menggunakan uji peringkat bertanda Wilcoxon. Hasil analisis data mengungkapkan adanya penurunan signifikan pada nilai median skala nyeri, yaitu dari 3,00 pada saat pre-test menjadi 2,50 pada saat post-test. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p sebesar 0,001 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan yang bermakna secara statistik. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan minyak serai efektif dalam meredakan nyeri dismenore primer. Oleh karena itu, minyak serai sangat direkomendasikan sebagai pilihan penanganan nonfarmakologis yang aman, ekonomis, dan praktis bagi remaja putri.
References
Anggraeni, L., Aulya, Y., Muzayyana, Agustini, R. D., Wijayanti, W., Choirunissa, R., … Sudaryati, N. L. G. (2023). Pelayanan Kebidanan Komplementer. Media Sains Indonesia.
Artawan, I. P., IKetut Alit Adianta, Ik. A. A., & Ida Ayu Manik Damayanti, I. A. M. D. (2022). Hubungan Nyeri Haid (Dismenore Primer) Dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswi Sarjana Keperawatan Tingkat Iv Itekes Bali Tahun 2022. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 6(2), 94–99. https://doi.org/10.37294/jrkn.v6i2.412
Christiana, E., Nindawi, N., & Mufida, Y. R. (2023). Derajat Dismenore Pada Mahasiswi Diii Keperawatan Yang Mengalami Obesitas Di Politeknik Negeri Madura. SAKTI BIDADARI (Satuan Bakti Bidan Untuk Negeri), 6(2), 84–89. https://doi.org/10.31102/bidadari.2023.6.2.84-89
Datu, O. S., Siampa, J. P., & Sekeon, C. (2025). PELATIHAN PEMBUATAN MINYAK GOSOK BERBAHAN ALAMI JAHE DAN SEREH BAGI MASYARAKAT KOLOM 28 DAN KOLOM 29 GMIM IMANUEL LEILEM. The Studies of Social Science, 03(02), 30–35.
Fitri, H. N., & Ariesthi, K. D. (2020). PENGARUH DISMENORE TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR MAHASISWI DI PROGRAM STUDI DIII KEBIDANAN Hironima. CHMK MIDWIFERY SCIENTIFIC JOURNAL, 3(2), 102–114.
Ilham, M. A., Islamy, N., Hamidi, S., & Sari, R. D. P. (2022). Gangguan Siklus Menstruasi Pada Remaja : Literature Review. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(1), 185–192.
Indah, F., & Susilowati, T. (2022). Gambaran Dismenorea Saat Aktivitas Belajar Diruang Kelas Pada Siswi Sma Muhammadiyah 1 Sragen. Journal Locus Penelitian Dan Pengabdian, 1(6), 459–465. https://doi.org/10.36418/locus.v1i6.143
Juliana, J. (2018). Determinan Dismenorea Di Sman 2 Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir. Jurnal Endurance, 3(1), 61. https://doi.org/10.22216/jen.v3i1.1664
Lail, N. H. (2019). Hubungan Status Gizi, Usia Menarche dengan Dismenorea pada Remaja Putri Di SMK K Tahun 2017. Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia, 9(02), 88–95. https://doi.org/10.33221/jiki.v9i02.225
Luli, N. A., & Sugiyanto. (2020). HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN TINGKAT DISMENORE PADA SISWI KELAS XII SMK NEGERI 2 GODEAN SLEMAN YOGYAKARTA. University Research Colloquim 2020.
Marisa, V., Widiastini, Adhiestianic, E., & Mastiningsih. (2024). KOMBINASI PEMBERIAN SEREH DAN KUNYIT TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI KELAS VII DI SMP N 2 KUTA. Jurnal Medika Usada, 7, 6–11.
Marsiah, M., Aziz, A., S.C., A., R., A., P.A., D., P. W., I., … K., R. (2024). Pemanfaatan Tanaman Serai Wangi sebagai Produk Minyak Atsiri dalam Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat. Bakti Budaya, 7(1), 1–10. https://doi.org/10.22146/bakti.6218
Murni, & Rustin, L. (2020). Karakteristik Kandungan Minyak Atsiri Tanaman Sereh Wangi(Cymbopogon nardus L.). Jurnal UIN Alauddin Makassar, (September), 227–231.
Najmah, N., Hasim, H., & Faridah, D. N. (2021). Antioxidant Activity, Inhibition α-Glucosidase of Cymbopogon nardus (L.) Rendle and Identification of Active Compounds. Current Biochemistry, 8(1), 24–36. https://doi.org/10.29244/cb.8.1.3
Nuraini, S., Sa’diah, Y. S., & Fitriany, E. (2021). Hubungan Usia Menarche, Status Gizi, Stres dan Kadar Hemoglobin Terhadap Kejadian Dismenorea Primer pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran, Universitas Mulawarman: Relationship between Menarche Age, Nutritional Status, Stress, and Hemoglobin Levels on the Inc. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 3(3), 443–450.
Oktavia, N. S., & Ranti, M. (2018). Efektivitas Minyak Serai terhadap Pengurangan Dismenore. 2-Trik : Tunas-Tunas Riset Kesehatan.
Rahayuningsih, T., & Hartoyo, M. (2022). Penggunaan minyak serai dalam virgin coconut oil sebagai alternatif penanganan dismenore primer pada remaja. Jurnal Riset Kesehatan, 11(1), 32–40.
Rismaya, I., Rosmiyati, R., & Mariza, A. (2020). Pemberian Air Kelapa Hijau Dapat Menurunkan Dismenore. Jurnal Kebidanan Malahayati, 6(3), 332–328. https://doi.org/10.33024/jkm.v6i3.1764
Salisatullutfiah, Priastana, I. K. A., & Dwijayanto, & I. M. R. (2020). Pemanfaatan Tanaman Serai dan Jahe sebagai Anti Nyeri. Indonesian Journal of Global Health Research, 3(4), 27–31.
Savitri, A. (2016). Tanaman Ajaib Basmi Penyakit dengan TOGA (Tanaman Obat Keluarga).
Suiraoka, I. P., Budiani, N. N., & Sarihati, I. G. A. D. (2019). Metodologi Penelitian Kuantitatif Bidang Kesehatan (1st edn). Yogyakarta: Pustaka Panasea.
Tristianti, G., & Setiyaningrum, Z. (2021). Peran Asupan Kalsium Terhadap Tingkat Nyeri Haid Remaja Putri. Jurnal Ilmiah Gizi Dan Kesehatan (JIGK), 2(02), 23–30. https://doi.org/10.46772/jigk.v2i02.453
Tsamara, G., Raharjo, W., & Putri, E. . (2020). Hubungan Gaya Hidup dengan Kejadian Dismenore Primer pada Mahasiswi Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura. Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan (JNIK), 2(3), 130–140.
Wardani, P. K., Fitriana, F., & Casmi, S. C. (2021). Hubungan Siklus Menstruasi dan Usia Menarche dengan Dismenor Primer pada Siswi Kelas X. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia (JIKSI), 2(1), 1–10. https://doi.org/10.57084/jiksi.v2i1.414
Wijayati, N., Pratiwi, D., Wirasti, H., & Mursiti, S. (2023). Minyak Serai Wangi Dan Produk Derivatnya. Bookchapter Alam Universitas Negeri Semarang, (3), 49–83. https://doi.org/10.15294/ka.v1i3.149
Winarni, S., Handayani, R., & Nuraeni, S. (2020). Penggunaan minyak serai sebagai alternatif penanganan dismenore primer pada wanita usia produktif. Jurnal Keperawatan Soedirman, 15(3), 218–225.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 IGAM Deva Nimmita Sukma, Ni Wayan Suarniti, Gusti Ayu Marhaeni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.






