Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang MPASI Dengan Praktik Pemberian MPASI Pada Anak Usia 6-11 Bulan

Authors

  • Ni Putu Ayu Sri Oktaviani Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia
  • Ni Wayan Suarniti Poltekkes Kemenkes Denpasar, ndonesia
  • Regina Tedjasulaksana Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58294/jbk.v18i2.340

Keywords:

Pengetahuan, Praktik MPASI, Anak usia 6-11 bulan

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak akibat kekurangan gizi kronis yang berlangsung dalam waktu lama, terutama pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Gangguan ini dapat menyebabkan komplikasi jangka panjang pada kesehatan, menurunkan daya tahan tubuh, serta meningkatkan angka morbiditas dan mortalitas pada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran faktor risiko kejadian stunting pada balita di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kintamani VI tahun 2025. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 54 ibu yang memiliki balita stunting, yang dipilih berdasarkan data kohort balita dan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Jenis data yang digunakan meliputi data primer melalui wawancara terstruktur mengenai pemberian MP-ASI menggunakan instrumen yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta data sekunder dari catatan kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar balita memiliki berat badan lahir normal (79,6%), riwayat pemberian ASI eksklusif (72,2%), serta pemberian MP-ASI yang tepat (64,8%). Selain itu, sebagian besar ibu tidak mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK) saat hamil (85,2%). Berdasarkan hasil ini, diharapkan pihak puskesmas dan tenaga kesehatan khususnya bidan dapat lebih cermat dalam melakukan skrining faktor risiko stunting dan meningkatkan edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi optimal selama masa kehamilan dan awal kehidupan anak.

References

Ahmad, A., Madanijah, S., Dwiriani, C. M., & Kolopaking, R. (2019). Pengetahuan, sikap, motivasi ibu, dan praktik pemberian MP-ASI pada anak usia 6-23 bulan: studi formatif di Aceh. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 16(1), 1-13. doi:10.22146/ijcn.34560

Badan Kebijakan PembanAlini, T. (2021). Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Ibu Hamil tentang Pemanfaatan Buku KIA. Jurnal Ilmiah Maksitek, 6(3).

Ahmad, A., Madanijah, S., Dwiriani, C. M., & Kolopaking, R. (2019). Pengetahuan, sikap, motivasi ibu, dan praktik pemberian MP-ASI pada anak usia 6-23 bulan: studi formatif di Aceh. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 16(1), 1-13. doi:10.22146/ijcn.34560

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dalam Angka. BKPK. Jakarta.

Emilda, S., & Saswita, R. (2022). PENINGKATAN CAKUPAN ASI EKSKLUSIF DAN AKSEPTOR KB MKJPMELALUI PELAKSANAAN KIE PADA IBU NIFAS. Asosiasi Dosen PkMIndonesia(ADPI), 3(1), 14-18.

Hidayat, R., Siregar, N., & Harahap, F. (2023). Hubungan karakteristik ibu dengan pemberian makanan pendamping ASI pada bayi usia 6–12 bulan. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional, 8(1), 12–20.

Lestriarini, S., & Sulistyorini, Y. (2020). Perilaku Ibu Pada Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) Di Kelurahan Pegirian. Jurnal Promkes: The Indonesian Journal Of Health Promotion And Health Education, 8(1), 1-11. doi:10.20473/jpk

Lubis, B., & Deliana, T. (2024). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Dengan Pola Pemberian MPASI Dengan Status Gizi Bayi Usia 6-12 Bulan Di Puskesmas Rantang. Jurnal Kebidanan Kestra, 6(2), 205-211.

Lubis, N. (2022). Faktor yang Mempengaruhi Pemberian Makanan Pendamping Asi (MP-ASI) Dini pada Bayi Usia 0-6 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Siabu Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2021. Skripsi. Universitas Aufa Royhan.

Nurkomala, S., Nuryanto, & Panunggal, B. (2018). Praktik Pemberian MPASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu) Pada Anak Stunting Dan Tidak Stunting Usia 6-12 Bulan. Journal Of Nutrition College, 7(2), 45-53.

Sulistyawati, A. (2021). Faktor yang berhubungan dengan praktik pemberian makanan pendamping ASI pada bayi. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 12(2), 89–97.

Wangiana, W., Suryani, D., & Pratiwi, D. (2020). Praktik pemberian MPASI dan status gizi bayi usia 6–11 bulan. Jurnal Gizi dan Pangan, 15(3), 167–175.

Wardani, W. P., Nadhiroh, A. M., dan Qodliyah, A. W. (2023). Studi Fenomenologi Perilaku Pemberian MPASI Dini pada Bayi Usia 0-5 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Jagir Kecamatan Wonokromo Kota Surabaya. SINAR Jurnal Kebidanan, 05(2).

WHO. (2023). WHO Guideline for complementary feeding of infants and young children 6–23 months of age

Yuliani, E., Sari, D. K., & Putri, A. R. (2022). Pengetahuan ibu dan praktik pemberian makanan pendamping ASI pada bayi usia 6–12 bulan. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 14(2), 89–97..

Yunitasari, E., Al Faisal, A. H., Efendi, F., Haryanto, J., & Kusnanto, K. (2022). Factors associated with complementary feeding practices among children aged 6–23 months in Indonesia. BMC Pediatrics, 22, Article 727

gunan Kesehatan (BKPK) (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dalam Angka. BKPK. Jakarta.

Emilda, S., & Saswita, R. (2022). PENINGKATAN CAKUPAN ASI EKSKLUSIF DAN AKSEPTOR KB MKJPMELALUI PELAKSANAAN KIE PADA IBU NIFAS. Asosiasi Dosen PkMIndonesia(ADPI), 3(1), 14-18.

Lestriarini, S., & Sulistyorini, Y. (2020). Perilaku Ibu Pada Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) Di Kelurahan Pegirian. Jurnal Promkes: The Indonesian Journal Of Health Promotion And Health Education, 8(1), 1-11. doi:10.20473/jpk

Lubis, B., & Deliana, T. (2024). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Dengan Pola Pemberian MPASI Dengan Status Gizi Bayi Usia 6-12 Bulan Di Puskesmas Rantang. Jurnal Kebidanan Kestra, 6(2), 205-211.

Lubis, N. (2022). Faktor Yang Mempengaruhi Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) Dini Pada Bayi Usia 0-6 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Siabu Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2021. Padangsidimpuan: Universitas Aufa Royhan.

Ni'mah, S. M., & Sukendra, D. M. (2023). Hubungan Antara Pengetahuan, Sikap, Dan Praktik Ibu Dalam Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) Pada Anak Usia 6-12 Bulan Dengan Kejadian Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Singgahan Kabupaten Tuban. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(2), 160-167.

Nurkomala, S., Nuryanto, & Panunggal, B. (2018). Praktik Pemberian MPASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu) Pada Anak Stunting Dan Tidak Stunting Usia 6-12 Bulan. Journal Of Nutrition College, 7(2), 45-53.

Wardani, W. P., Nadhiroh, A. M., & Qodliyah, A. W. (2023). Studi Fenomenologi Perilaku Pemberian MPASI Dini Pada Bayi Usia 0-5 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Jagir Kecamatan Wonokromo Kota Surabaya. 5(2), 42-54.

WHO. (2023). WHO Guideline for complementary feeding of infants and young children 6–23 months of age.

Yuliani, E., Sastriani, Irfan, Evawaty, & Herlis. (2021). Pengaruh Edukasi Kesehatan Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Pemberian MPASI Pada Balita Usia 6-12 Bulan. Journal Of Non Communicable Diseases, 2(2), 45-55.

Published

26-12-2025

How to Cite

Oktaviani, N. P. A. S., Suarniti, N. W., & Tedjasulaksana, R. (2025). Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang MPASI Dengan Praktik Pemberian MPASI Pada Anak Usia 6-11 Bulan . Jurnal Berita Kesehatan, 18(2), 155–166. https://doi.org/10.58294/jbk.v18i2.340