Hubungan Perilaku Personal Hygiene Dengan Kejadian Keputihan Pada Remaja Putri Di SMK Kesehatan Bali Dewata Kecamatan Denpasar Utara
DOI:
https://doi.org/10.58294/jbk.v18i2.339Keywords:
Remaja Putri, Kejadian Keputihan, Personal Hygiene, PerilakuAbstract
Keputihan merupakan kondisi keluarnya cairan atau lendir dari vagina yang dapat bersifat fisiologis maupun patologis. Keputihan merupakan kondisi dimana vagina mengeluarkan lendir ataupun cairan seperti nanah. Faktor pencetus keputihan yaitu bakteri, virus, jamur parasit, serta kurangnya kebersihan pada alat genetalia terutama pada daerah vagina. Keputihan abnormal yang terjadi dan tidak tertangani dengan baik dapat meningkatkan kesehatan organ kewanitaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara perilaku personal higiene dengan kejadian keputihan pada remaja putri. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional . Sampel yang digunakan sebanyak 75 responden dan dipilih menggunakan teknik sampling purposive sampling . Tempat penelitian dilaksanakan di SMK Kesehatan Bali Dewata pada bulan 17 April 2025. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 32 responden (42,7%) memiliki perilaku personal higiene yang baik, sebanyak 43 responden (57,3%) dengan sperilaku personal higiene cukup. Kemudian sebanyak 47 responden (62,7%) mengalami keputihan patologis, dan 28 responden (37,3%) mengalami keputihan patologis. Hasil p-value 0,000 (α<0,05), bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku personal higiene dengan kejadian keputihan pada remaja putri. Diharapkan remaja putri mampu meningkatkan kesadaran diri dalam mencari informasi lebih lanjut terkait dengan kebersihan diri terutama di daerah kewanitaan sehingga dapat menciptakan kesehatan organ reproduksi yang sehat sedari dini, dan meminimalisir terjadinya masalah kesehatan khususnya pada area organ intim di masa yang akan datang.
References
Ababa, M. (2013). Memahami kesehatan reproduksi wanita. Ercon.
Astuti, H., Wiyono, J., & Erlisa, Candrawati. (2018). Hubungan Perilaku Vaginal Hygiene Dengan Kejadian Keputihan Pada Mahasiswi Di Asrama Putri PSIK UNITRI Malang. Nursing News, 3(1), 595–602.
Azizah, N., & Widiawati, I. (2015). Karakteristik Remaja Putri Dengan Kejadian Keputihan Di Smk Muhammadiyah Kudus. JIKK, 6(1), 57–78.
Dalimartha, S., & Soedibyo, M. (2014). Awet muda dengan tumbuhan obat dan diet suplemen. Trubus Agriwidya.
Daud, M. (2020). Personal Hygiene di Desa Cot Cut Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Abdimas UNAYA, 1(1), 28–31.
El, M. (2011). Miss V. Buku Biru.
Fitria Melina, N. M. (2021). Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Keputihan Di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta Fitria Melina 1 , Nensi Maria Ringringringulu 2. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta, 12, 1–12.
Gusti, A. M. (2016). Keputihan pada Wanita. Jurnal Skala Husada, 13(1), 20–38.
Hidayat, A. (2009). Metode Penelitian Keperawatan dan Tekhnik Analisis Data. Salemba Medika.
Ilmiawati, H., & Kuntoro, K. (2017). Pengetahuan Personal Hygiene Remaja Putri pada Kasus Keputihan. Jurnal Biometrika Dan Kependudukan, 5(1), 43. https://doi.org/10.20473/jbk.v5i1.2016.43-51
Imas Masturoh, A., & Nauri. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. 307.
John W, S. (2014). Psikologi Pendidikan. Salemba Humanika.
Kementerian, K. R. (2018). Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI.
Kholid, A. (2012). Promosi Kesehatan : Dengan Pendekatan Teori Perilaku, Media, dan Aplikasinya. Jurnal Ilmu Kesehatan Dharmas Indonesia, 1(1), 22–26.
Laily, I., & Andarmoyo, S. (2012). Personal Hygiene Konsep Proses& Aplikasi dalam Praktik Keperawatan. Graha Ilmu.
Monalisa, & Bubakar, A. (2012). Clinical Aspects Flour Albus Of Female and Treathment. Rineka Cipta.
Mubarak, W. I., Indrawati, L., & Susanto, J. (2015). Buku Ajar Ilmu Keperawatan Dasar. Salemba Medika.
Mustapa, P., Pipin Yunus, & Susanti Monoarfa. (2023). Penerapan Perawatan Endotracheal Tube Pada Pasien Dengan Penurunan Kesadaran Di Ruang Icu Rsud Prof. Dr Aloei Saboe Kota Gorontalo. Intan Husada : Jurnal
Ilmiah Keperawatan, 11(02), 105–113. https://doi.org/10.52236/ih.v11i2.280
Notoatmodjo, S. (2007). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2014). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.
Nursalam. (2013). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan : Pendekatan Praktis. Edisi 4. Salemba Medika.
Nurul Izzah, Habibarrahman, Alwi, Muh. K., & Ulfah, N. (2021). Faktor yang Berhubungan dengan Gangguan Keputihan pada Siswi di MA Muhammadiyah Sibatua Pangkajene. Window of Public Health Journal, 2(6), 966–975. https://doi.org/10.33096/woph.v2i4.339
Negara, I. C., dan Prabowo, A. (2018). Penggunaan Uji Chi–Square untuk Mengetahui Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Umur Terhadap Pengetahuan Penasun Mengenai HIV-AIDS di Provinsi DKI Jakarta.
Pieter, H. Z., & Lubis, N. L. (2010). Pengantar Psikologi Dalam Keperawatan. Kencana.
Potter, A., & Perry, A. G. (2012). Fundamental Keperawatan. EGC.
Pradnyandari, I. A. C., Surya, I. G. N. H. W., & Aryana, M. B. D. (2019). Gambaran pengetahuan, sikap, dan perilaku tentang vaginal hygiene terhadap kejadian keputihan patologis pada siswi kelas 1 di SMA Negeri 1 Denpasar periode Juli 2018. Intisari Sains Medis, 10(1), 88–94. https://doi.org/10.15562/ism.v10i1.357
Prasasti, K. P., Sagitarini, P. N., & Wahyunadi, N. M. D. (2023). Hubungan Perilaku Personal Hygiene Dengan Terjadinya Keputihan Di Smp Negeri 10 Denpasar Prasasti,. Jurnal Kesehatan Medika Udayana, 9(2), 193–202.
Pratika, N. P. A. I. (2021). Hubungan Antara Perilaku Personal Hygiene Terhadap Kejadian Keputihan Pada Remaja Putri Di Desa Ketewel. In Pharmacognosy Magazine. Institut Teknologi Dan Kesehatan Bali.
R, M. K. (2015). Asuhan Neonatus, Bayi, Balita, dan Anak Prasekolah. PUSTAKA PELAJAR.
Rachmadianti, F. (2019). Analisis Perilaku Pencegahan Keputihan pada Remaja Putri berdasarkan Teori Health Promotion Model (HPM). Universitas Airlangga.
Rajagukguk, M. (2023). Pembangunan Kesehatan Remaja Sekolah: Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Perilaku Remaja Putri Usia Sekolah Dalam Mencegah Flour Albus Di Sma Negeri 13 Medan. Governance: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal Dan Pembangunan, 10(September), 35–46.
Rokayah, S. (2022). Hygiene dan Kesehatan Lingkungan. Cross-Border, 5(1), 432–450.
Rozanah. (2013). Buku Ajar Keperawatan. Pediatrik. Edisi 6. EGC.
Safitri, U. N., Roza, N., & Philip, R. L. (2024). Hubungan Perilaku Personal Hygiene Dengan Kejadian Keputihan Pada Remaja Putri Di Sma 12 Kelurahan Tanjung Uma Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Baja Kota Batam Tahun 2023. 8(9), 119–131.
Sibagariang, E., R, P., & Rismalinda. (2010). No Title. Trans Info Media.
Siyoto, S., & Ali, S. (2015). Dasar Metodologi Penelitian. Literasi Media Publishing.
Soetjiningsih. (2014). Tumbuh Kembang Anak. EGC.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif,. Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. PT Alfabet.
Sulastien, H., & Hadi, S. (2019). Peran Keluarga Dalam Pemenuhan Kebutuhan Personal Hygiene Kabupaten Lombok Barat Program Studi D3 Keperawatan , Fakultas Ilmu Kesehatan , Universitas Nahdlatul Wathan Mataram , Email : hernisulastien@ymail.com Jl . Kaktus No . 1-3 , Gomong , Kecamatan Mat. Jurnal Keperawatan Dan Kebidanan, 11(2), 49.
Sulistiyowati, W. (2017). Buku Ajar Statistika Dasar. Buku Ajar Statistika Dasar, 14(1), 15–31. https://doi.org/10.21070/2017/978-979-3401-73-7
Swarjana, I. K. (2015). Metode Penelitian Kesehatan (Edisi Revisi). Andi, Anggota IKAPI.
Tristanti, I. (2018). Hubungan perilaku personal hygiene genital dengan kejadian keputihan pada siswi Madrasah Aliyah Muhammadiyah Kudus. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 7(1), 1–8.
Widodo, S., Ladyani, F., Asrianto, L. O., Rusdi, Khairunnisa, Lestari, S. M. P., Wijayanti, D. R., Devriany, A., Hidayat, A., Dalfian, Nurcahyati, S., Sjahriani, T., Armi, Widya, N., & Rogayah. (2023). Metodologi Penelitian. In Cv Science Techno Direct.
Yohana, B., & Oktanasari, W. (2021). Hubungan Personal Hygiene Dengan Kejadian Keputihan Pada Remaja Putri Di Smk Ype Cilacap. Jurnal Bina Cipta Husada, 17(2), 97–106.
Yunaefi, I., Sutriningsih, A., & Ardiyani, V. M. (2016). Pengetahuan dan Perilaku Vaginal Hygiene Berkaitan dengan Kejadian Keputihan pada Siswi di SMP Arjuno Kota Batu. Nursing News, 1(2), 223–23
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ayu Vriska Angelina, Ni Ketut Somoyani, Ni Made Dwi Mahayati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.






