Pijat Laktasi untuk Meningkatkan Pemulihan Fisiologis dan Kesiapan Menyusui pada Ibu Post Sectio Caesarea: Studi Pra-Eksperimental
DOI:
https://doi.org/10.58294/jbk.v18i2.326Keywords:
Ibu Post Sectio Caesarea, Kesiapan Menyusui, Pijat Laktasi, Pemulihan FisiologisAbstract
Latar Belakang: Pemulihan pascapersalinan melalui operasi sectio caesarea (SC) umumnya lebih lambat dibandingkan persalinan normal karena nyeri luka operasi, gangguan hormonal, dan stres emosional yang dapat menunda inisiasi menyusu dini. Salah satu intervensi komplementer yang potensial adalah dengan menggunkan pijat laktasi, yang berfungsi menstimulasi hormon oksitosin dan meningkatkan relaksasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pijat laktasi terhadap pemulihan fisiologis (pengeluaran lochia dan nyeri luka) serta kesiapan menyusui dini pada ibu post SC di Rumah Sakit Mitra Plumbon tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan strategi pretes-postes satu kelompok dan menggunakan desain pra-eksperimen. Partisipan yang dgunakan dalam penelitian ini sebanyak empat puluh, pemilihan partisipan menggukanan metode accidental sampling. Bidan dan perawat terlatih memberikan intervensi pijat laktasi selama dua hari. Data dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test, dengan tingkat signifikansi p<0,05.
Hasil:berdasarkan hasil penilitian didapatkan adanya peningkatan signifikan pemulihan fisiologis (p=0,001; r=0,58) dan kesiapan menyusui dini (p=0,000; r=0,61). Median skor nyeri menurun dari 6,2 menjadi 2,8 dan median kesiapan menyusui meningkat dari 48 menjadi 83. Interval kepercayaan 95% menunjukkan peningkatan bermakna dalam kedua variabel. Kesimpulan: Pijat laktasi efektif mempercepat pemulihan fisiologis dan meningkatkan kesiapan menyusui dini pada ibu post SC. Disarankan teknik ini diterapkan sebagai bagian dari SOP asuhan post operasi sectio caesarea
References
Astuti, F., Prasetyo, W., & Amalia, D. (2023). Efektivitas pijat laktasi terhadap nyeri dan volume ASI pada ibu post SC. Jurnal Keperawatan Maternitas, 11(1), 12–20. https://doi.org/10.22219/jkm.v11i1.2314
Black, J. M., & Hawks, J. H. (2014). Medical-surgical nursing: Clinical management for positive outcomes. Elsevier.
Endelawati, K. A., Widiastini, L. P., & Sumawati, N. M. R. (2023). The effect of reflex oxytocin massage on smooth breast milk production in post sectio caesarea (SC) in the Melati Room of Ganesha General Hospital. Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan, 5(2), 215. https://doi.org/10.30872/j.kes.pasmi.kal.v5i2.8159
Fibriansari, R. D., Hayati, N., Wahyuningsih, S., & Bilih, N. (2022). Exploration postpartum sectio caesarea with ineffective breastfeeding: A case report. D Nursing and Health Journal (DNHJ), 3(1), 34. https://doi.org/10.61595/dnursing.v3i1.382
Guyton, A. C., & Hall, J. E. (2017). Textbook of medical physiology (14th ed.). Elsevier.
Handayani, S., Rahayu, T., & Nugroho, S. (2022). The effect of lactation massage on increasing breast milk production among post-cesarean section mothers. Journal of Maternal and Child Health, 7(2), 89–95. https://doi.org/10.29238/jmch.v7i2.1123
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Riset kesehatan dasar tahun 2024. Pusat Data dan Informasi Kemenkes RI.
Kusuma, N. I., Khuzaiyah, S., Chabibah, N., Kristiyanti, R., Suparni, S., & Prafitri, L. D. (2024). Breastfeeding by mothers with cesarean section delivery. In IntechOpen eBooks. IntechOpen. https://doi.org/10.5772/intechopen.114014
Lestari, G. A. M. A., Aswitami, N. G. A. P., & Karuniadi, I. G. A. M. (2022). Pengaruh pijat laktasi terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu menyusui bayi usia 0–6 bulan. Viva Medika Jurnal Kesehatan Kebidanan dan Keperawatan, 16(1), 53. https://doi.org/10.35960/vm.v16i1.754
Mahulette, Y., Mundarti, M., & Masini, M. (2022). The effectiveness of oxytocin massage with breast care against breast milk production in post SC mothers. Midwifery and Nursing Research, 4(2), 48. https://doi.org/10.31983/manr.v4i2.8339
Nikmah, A. (2024). The impact of lactation massage on recovery and milk production in post-cesarean mothers. Journal of Maternal Health, 12(1), 45–53. https://doi.org/10.31002/jmh.v12i1.1542
Rahmatika, V., Ghufron, M., Triastuti, N., & Rochman, S. (2020). Hubungan pemberian anestesi regional dengan kelancaran ASI pada ibu post partum sectio caesarea di Rumah Sakit Muhammadiyah Gresik. MAGNA MEDICA Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan, 7(2), 42. https://doi.org/10.26714/magnamed.7.2.2020.42-48
Rohmah, A., & Dewi, R. (2023). Keberhasilan menyusui pada ibu post SC dengan intervensi pijat laktasi terstruktur. Jurnal Ilmu Keperawatan, 11(2), 100–108. https://doi.org/10.25077/jik.v11i2.982
Sartely, D. A. (2022). Pengaruh lactation massage kombinasi jasmine oil terhadap volume kolostrum pada ibu post sectio caesarea di Kabupaten Rejang Lebong (Tesis diploma). Poltekkes Kemenkes Bengkulu. https://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/2521/
Suryani. (2023). Analisis asuhan keperawatan pada pasien post sectio caesarea dengan menyusui tidak efektif menggunakan intervensi pijat laktasi di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar (Skripsi). Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. https://repositori.uin-alauddin.ac.id/28387/
Utami, R., & Rahayu, S. (2023). Teknik pijat laktasi modern. Pustaka Kebidanan.
Wambach, K., & Riordan, J. (2016). Breastfeeding and human lactation (5th ed.). Jones & Bartlett Learning.
World Health Organization. (2024). Global breastfeeding scorecard 2023: Tracking progress for breastfeeding policies and programmes. https://www.who.int
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rina Utami, Yanti Susan, Pipit Inda Lestari, Ummy Khairussyifa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.






