Hubungan Jumlah Trombosit, Nilai Hematokrit, IgG/IgM Pasien Demam Berdarah Dengue Di Puskesmas Blega Bangkalan Madura

Authors

  • Fitria Wahyu Rahmadhani STIKES Maharani Malang, Indonesia
  • Siska Nanda Widhaningrum STIKES Maharani Malang, Indonesia
  • Erni Yohani Mahtuti STIKES Maharani Malang, Indonesia

Keywords:

Demam Berdarah Dengue, Trombosit, Hematokrit, IgG/IgM

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh virus dengue (DENV) dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Diagnosis dan pemantauan DBD memerlukan pemeriksaan laboratorium, antara lain pemeriksaan serologi IgM dan IgG anti Dengue untuk mengetahui fase infeksi, pemeriksaan jumlah trombosit untuk menilai risiko perdarahan, serta pemeriksaan hematokrit untuk menurunkan tingkat keparahan penyakit dan mencegah terjadinya kebocoran plasma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara jumlah trombosit, nilai hematokrit, dan kadar IgM/IgG pada pasien demam berdarah dengue di Puskesmas Blega, Bangkalan, Madura. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling mengunakan data sekunder pasien DBD tahun 2022–2024, dengan jumlah sampel sebanyak 42 pasien. Analisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman . Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan jumlah trombosit dengan IgG p=0,311 dan r=0,160 serta dengan IgM p=0,584 dan r=0,087 termasuk hubungan sangat rendah dengan arah korelasi positif. Hubungan nilai hematokrit dengan IgG p=0,001 dan r=0,503 dan dengan IgM p=0,001 dan r=0,498 menunjukkan hubungan bermakna dengan kekuatan korelasi sedang dan bersifat positif. Sementara itu, hubungan antara jumlah trombosit dan nilai hematokrit p=0,309 r=0,161 yaitu hubungan sangat rendah dengan arah positif. Kesimpulan penelitian ini bahwa hematokrit berhubungan signifikan dengan antibodi demam berdarah, sedangkan trombosit tidak menunjukkan hubungan yang bermakna.

References

Agung, R. (2020). Tingkat Pengetahuan Keluarga Tentang Demam Berdarah Dengue di Padukuhan Nglahar SumbersariMoyudan Sleman Yogyakarta . Doctoral dissertation, STIKES Panti Rapih Yogyakarta

Ali, N., Bahrun, U., & Idris, I. (2019). Hubungan Antara Nilai Hematokrit Dengan Trombosit Terhadap Hasil Pemeriksaan Ns1 Dan Serologi Igm Dan Igg Pada Pasien Demam Berdarah Dengue. Jurnal Media Analis Kesehatan, 8(2), 52-58.

Ardlianti, R. (2022). Hubungan Nilai Hematokrit Dan Kecepatan Tetes Cairan Parenteral Pasien Dbd Studi Observasional Analitik di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang Periode Bulan Januari sd Desember Tahun 2019 (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung).

Ayu, P., & Karima. (2019). Gambaran pemeriksaan serologi IgM dan IgG Dengue dengan limfosit plasma biru pada pasien demam berdarah Dengue di RSUD Pesawaran Lampung. Jurnal Kedokteran Universitas Lampung, 3(2), 247-250.

Aziz , K., & Apriliana. (2019). Hubungan jenis infeksi dengan pemeriksaan trombosit dan hematokrit pada pasien infeksi dengue di Rumah Sakit Urip Sumoharjo Bandar Lampung. Jurnal Medula, 8(2), 218-224.

Cahyani, K. W. (2023). Gambaran Kadar Trombosit Pada Pasien Demam Berdarah Dengue di RSUD Kabupaten Klungkung Tahun 2023 (Doctoral dissertation, Poltekkes Kemenkes Denpasar Jurusan Keperawatan 2023)

Herwanto, Nurhidayanti, Bastian, & Yuniasari, W. (2024). Hubungan Nilai Trombosit Terhadap Hasil Pemeriksaan NS1 dan IgG, IgM Dengue Metode mmunochromatography pada Pasien Demam Berdarah. Prosiding Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Teknologi Laboratorium Medik Indonesia, 3, 181–190.

Masykur, A. (2022). Hubungan Antara Lama Demam dengan Hasil Pemeriksaan Profil Darah pada Pasien Demam Berdarah Dengue. Jurnal Ilmu Medis Indonesia, 1(2), 53-58.

Herwanto, Nurhidayanti, Bastian, & Yuniasari, W. (2024). Hubungan Nilai Trombosit Terhadap Hasil Pemeriksaan NS1 dan IgG, IgM Dengue Metode Immunochromatography pada Pasien Demam Berdarah. Prosiding Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Teknologi Laboratorium Medik Indonesia, 3, 181–190.

Hsieh, C. (2020). Diabetic patients suffering dengue are at risk for development of dengue shock syndrome/severe dengue:Emphasizing the impacts of coexisting comorbidity (ies) and glycemic control on dengue severity. ournal of Microbiology, Immunology and Infection, 53(1), 69-78.

Low, G., Jiee, S., Masilamani, R., Shanmuganathan, S., Rai, P., Manda, S., & Jabbar, M. (2023). Routine blood parameters of dengue infected children and adults. A meta-analysis. Pathogens and global health, 1-25.

Melly, A.Herwanto, Nurhidayanti, Bastian, & Yuniasari, W. (2024). Hubungan Nilai Trombosit Terhadap Hasil Pemeriksaan NS1 dan IgG, IgM Dengue Metode Immunochromatography pada Pasien Demam Berdarah. Prosiding Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Teknologi Laboratorium Medik Indonesia,3, 181–190.

Melangi, S. (2020). Klasifikasi usia berdasarkan citra wajah menggunakan algoritma artificial neural network dan gabor filter. Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering, 2(2), 60-67..

Nuryati, A., & Suhardjono. (2016). Pengaruh Volume, Lama Pendiaman Dan Suhu Penyimpanan Darah Pada Pemeriksaan Mikrohematokrit Terhadap Nilai Hematokrit. Jurnal Teknologi Kesehatan, 12(2), 141–146.

Saleh, R., Dwiyana, A., & Parno. (2019). Pengaruh Variasi Waktu Centrifugasi Terhadap Hasil Pemeriksaan Hematokrit Metode Makro Pada Mahasiswa Program Studi D-III Analis Kesehatan. Jurnal Media Laboran, 9(2), 39–43.

Published

26-12-2025

How to Cite

Rahmadhani, F. W. ., Widhaningrum , S. N. ., & Mahtuti , E. Y. . (2025). Hubungan Jumlah Trombosit, Nilai Hematokrit, IgG/IgM Pasien Demam Berdarah Dengue Di Puskesmas Blega Bangkalan Madura. Jurnal Berita Kesehatan, 18(2), 246–255. Retrieved from https://www.ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/JBK/article/view/325

Most read articles by the same author(s)