Pengaruh Pemberian Posisi Semi Fowler Terhadap Saturasi Oksigen Di Ruangan ICU RS Bhayangkara Makassar
The Effect of Semi-Fowler Position on Oxygen Saturation in the ICU Room of Bhayangkara Hospital, Makassar
DOI:
https://doi.org/10.58294/jbk.v18i2.315Keywords:
Intensive Care Unit, Saturasi oksigen, Semi fowlerAbstract
Posisi semi Fowler merupakan salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang sering digunakan untuk meningkatkan ekspansi paru dan memperbaiki oksigenasi pada pasien dengan gangguan pernapasan, khususnya pasien kritis di ruang Intensive Care Unit (ICU). Gangguan pertukaran gas yang ditandai dengan penurunan saturasi oksigen sering terjadi pada pasien ICU akibat kondisi penyakit, penurunan kesadaran, maupun keterbatasan fungsi paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian posisi semi Fowler terhadap saturasi oksigen pada pasien yang dirawat di ruang ICU RS Bhayangkara Makassar. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 16 responden yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling berdasarkan kriteria inklusi. Pengukuran saturasi oksigen dilakukan menggunakan pulse oximeter sebelum dan sesudah pemberian posisi semi Fowler. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata saturasi oksigen sebelum intervensi adalah 90,13%, sedangkan setelah intervensi meningkat menjadi 98,13%. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai saturasi oksigen sebelum dan sesudah pemberian posisi semi Fowler. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberian posisi semi Fowler berpengaruh signifikan terhadap peningkatan saturasi oksigen pada pasien kritis di ruang ICU RS Bhayangkara Makassar. Intervensi ini dapat dijadikan sebagai tindakan keperawatan sederhana, aman, dan efektif dalam meningkatkan oksigenasi pasien ICU.
References
Aini, N., Wahyuni, S., & Handayani, S. (2017). Keperawatan kritis dan gawat darurat. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Damasyah,H. Yunus, P. Monoarfa,S. Taliki, V. (2024). Pengaruh Vap Bundle Interventional Dalam Pencegahan Vap Pada Pasien Terpasang Ventilator Mekanik Di Ruangan Icu Rsud Prof.Dr.H Aloie Saboe Kota Gorontalo. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, Vol.9 No.3. DOI:https://doi.org/10.30651/jkm.v9i3.22696
Dewi Silfiah, Hariza Pertiwi, & Widanarti Setyaningsih. (2020). Pengaruh suction dan posisi semi Fowler terhadap perubahan saturasi oksigen pada pasien yang terpasang endotracheal tube. Binawan Student Journal.
Dinaryanti, R. S., Yulefsi, B., Wasijati, W., Malkis, Y., & Fitriani, R. ( 2025 ). Dampak Posisi Semi Fowler Dan Tepukan Tangan Terhadap Saturasi Oksigen Pada Pasien PPOK. Critical Medical Dan Surgical Nurshing Journal, 14(1), 39 – 46. https://e-journal.unair.ac.id/CMSNJ
Faelani, S. P. G. (2025). Pengaruh posisi semi Fowler terhadap saturasi oksigen pasien pneumonia. Jurnal Keperawatan Medikal Bedah.
Hidayati, N., Atmojo, J. T., & Mubarok, A. S. (2024). Efektivitas posisi Fowler terhadap penurunan sesak napas: Literature review. Journal of Language and Health, 5(2). https://doi.org/10.37287/jlh.v5i2.3535
Indah Fajar Lestari. (2022). Pengaruh posisi semi Fowler terhadap saturasi oksigen pada pasien asma di IGD. Jurnal Keperawatan Gawat Darurat.
Iqbal, M. R. (2024). Pemberian posisi semi Fowler untuk meningkatkan saturasi oksigen pasien congestive heart failure di ICU. Jurnal Ilmu Keperawatan.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Hasil utama Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). Jakarta: Kemenkes RI. https://repository.kemkes.go.id/book/1323
Mosayebi, Z., Ahmad, F. F. S., & Memarian, R. (2017). Effect of body position on oxygen saturation in patients with respiratory disorders. Journal of Clinical and Diagnostic Research, 11(4).
Purnamayanti, N. K. D., Gunawan, M. I. A., Sari, M. K., & Handayani, D. (2023). Dampak posisi semi Fowler pada pasien gagal jantung kronik. Jurnal Keperawatan Klinik.
Putri, L. N., & Hartono, A. (2022). Hubungan infeksi nosokomial dengan lama rawat pasien di ruang ICU. Jurnal Keperawatan Medik, 14(3), 203–210.
Rahmadani, R. (2021). Pengaruh posisi semi Fowler terhadap status oksigenasi pada pasien dengan ventilator mekanik. Jurnal Keperawatan Intensif, 4(2), 65–72.
Rezalina, S. (2024). Pengaruh mobilisasi progresif level 1 terhadap status hemodinamik pasien kritis di ICU. Altra: Jurnal Keperawatan Holistik.
Sari, M. A., Yuliana, D., & Ramadhan, F. (2023). Faktor yang mempengaruhi lama perawatan ICU rumah sakit tipe B di Indonesia. Jurnal Kesehatan Indonesia, 8(2), 115–121.
Sari, N.K., Hudiyawati, D., Herianto, A. (2022). Pengaruh Pemberian Posisi Semi-Fowler Terhadap Saturasi Oksigen Pada Pasien Kritis Di Ruang Intensive Care Unit Di RSUD dr. Soeradji Tirtinegoro Klaten. Prosiding Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta: https://proceedings.ums.ac.id/index.php/semnaskep/article/view/915
Sepinawati, & Anggraini, R. B. (2023). Pengaruh posisi semi Fowler terhadap peningkatan saturasi oksigen pasien CHF. Jurnal Keperawatan.
Simanjuntak, B. C. M. (2021). Gambaran status oksigenasi pasien kritis dengan gangguan kesadaran di ruang ICU. Jurnal Keperawatan Intensif.
Sinta, C. P., Husain, F., Widodo, P. (2023). Pemberian Posisi Semi Fowler Untuk Meningkatkan Saturasi Oksigen Pada Pasien Chf (Congestive Heart Failure) Di Ruang Icu Rsud Pandanarang Boyolali Cindyana. Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat, Vol 2 No.2:Agustus.DOI: https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v2i3.1964
Sitorus, R., & Wahyuni, S. (2021). Manajemen keperawatan pasien kritis di ruang ICU. Jurnal Keperawatan Profesional.
Suher, S., & Sahrudi, S. (2022). Pengaruh posisi semi Fowler terhadap saturasi oksigen pada pasien tuberkulosis paru. Jurnal Keperawatan Klinis, 6(2), 87–94.
Surhayati, S., & Puspitasari, N. (2022). Keperawatan kritis dan gawat darurat. Jakarta: Salemba Medika.
World Health Organization. (2023). Critical care services and patient outcomes in intensive care units. Geneva: WHO Press.
Yuliana, S. E. Putri, M.A. Bachrun, E. (2017). Pengaruh Pemberian Posisi Semi Fowler 30o Dan 45o Terhadap Keefektifan Pola Napas Pada Pasien Tb Paru Di Ruang Anggrek Rs Paru Dungus. Stikes Bhakti Husada Mulia Madiun.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Irma Andrianys, Normalia Normalia, Hamzah Tasa, Lenora Diana Rahanbinan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.






