Karakteristik Dan Perilaku Penderita Tuberkulosis Paru Dalam Praktik Pencegahan Penularan Penyakit Tuberkulosis Paru
Karakteristik Dan Perilaku Penderita Tuberkulosis Paru Dalam Praktik Pencegahan Penularan Penyakit Tuberkulosis Paru
DOI:
https://doi.org/10.58294/jbk.v17i2.200Keywords:
Karakteristik, perilaku, pencegahan tuberkulosis paru, penderita tuberkulosis paruAbstract
Pencegahan penularan infeksi mycobacterium tuberculosis adalah upaya yang sangat penting dalam peningkatan kesehatan dan menurunkan angka kejadian TB paru. Kejadian kasus penyakit tuberkulosis sangat terkait dengan faktor internal penderita, perilaku maupun lingkungan. Untuk mengurangi penularan TB paru, harus diimbangi dengan perilaku yang baik oleh penderita TB paru, keluarga maupun masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisa karakteristik dan perilaku penderita tuberkulosis paru dalam praktik pencegahan penularan penyakit tuberkulosis paru. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain dengan metode deskriptif yang dilaksanakan dari tanggal 28 Maret sampai 31 Juli 2024. Populasi dalam penelitian adalah semua penderita tuberkulosis paru yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Onekore Kabupaten Ende. Pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling dengan jumlah sampel 50 responden. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik penderita tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Onekore Ende Kabupaten Ende berdasarkan umur terbanyak berusia 31-60 tahun yaitu (50%), berjenis kelamin laki-laki (62%), tingkat pendidikan pendidikan SLTA/sederajat (54%), jenis pekerjaan sebagai pegawai swasta (42%), status pernikahan dengan status nikah (54 %), dan status ekonomi dengan status rendah (78 %). Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p = 0,043) dan perilaku (p = 0,011) dengan praktik pencegahan tuberculosis paru di wilayah kerja Puskesmas Onekore Kabupaten Ende. Kesimpulannya pentingnya memberikan informasi dan edukasi secara rutin dan optimal serta bekerja sama dengan kader kesehatan sebagai upaya pencegahan tuberkulosis paru demi memperkaya pengetahuan dan keterampilan dalam pencegahan penyakit tuberkulosis sehingga dapat menekan dan mencegah penularan penyakit bagi masyarakat.
References
Aditama, Wiwit, Frans Yosep Sitepu, and Rahmat Saputra. 2019. “Relationship between Physical Condition of House Environment and the Incidence of Pulmonary Tuberculosis, Aceh, Indonesia.” International Journal of Science and Healthcare Research 4(1):227–31.
Alvinasyrah. 2021. “Analisa Faktor Pengetahuan Dan Sikap Dengan Perilaku Pencegahan TB Paru Pada Kontak Serumah Selama Era New Normal Covid 19.” Jurnal Penelitian Perawat Profesional 3(1):153–58.
Cohen, Adam, Victor Dahl Mathiasen, Thomas Schön, and Christian Wejse. 2019. “The Global Prevalence of Latent Tuberculosis: A Systematic Review and Meta-Analysis.” European Respiratory Journal 54(3):1–14. doi: 10.1183/13993003.00655-2019.
Dinas Kesehatan Kabupaten Ende. 2020. Profil Kesehatan Kabupaten Ende 2019. Kabupaten Ende, Provinsi NTT: Dinas Kesehatan Kab. Ende.
Handayani, Dian, Nurfijrin Ramadhani, Agung Giri Samudera, Ulvi Ditasari, Tiara Feni L, and Dea Eka Rina. 2021. “Pelatihan Pengawas Menelan Obat (Pmo) Pasien Tuberkulosis Dalam Rangka Mengoptimalkan Peran Pmo Untuk Meningkatkan Kepatuhan Minum Obat Di Puskesmas Beringin Raya.” Abdimas Unwahas 6(1):26–30. doi: 10.31942/abd.v6i1.4429.
Idris, Nur Aiza, Rosnani Zakaria, Rosediani Muhamad, Nik Rosmawati Nik Husain, Azlina Ishak, and Wan Mohd Zahiruddin Wan Mohammad. 2020. “The Effectiveness of Tuberculosis Education Programme in Kelantan, Malaysia on Knowledge, Attitude, Practice and Stigma towards Tuberculosis among Adolescents.” Malaysian Journal of Medical Sciences 27(6):102–14. doi: 10.21315/mjms2020.27.6.10.
Irwan. 2017. Buku Etika Dan Perilaku Kesehatan. CV. ABSOLUTE MEDIA.
Kemenkes RI. 2019. Laporan Provinsi Nusa Tenggara Timur Riskesdas 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kemenkes RI. 2021. Alternatif Penanggulangan Tuberkulosis (TBC) Wilayah Indonesia Di Luar Sumatra Dan Jawa-Bali. LIPI Press.
Kemenkes RI. 2022a. “Global Tuberculosis Report 2021.” Retrieved (https://tbindonesia.or.id/informasi/cakupan-program-tb/global/global-tuberculosis-report-2021/).
Kemenkes RI. 2022b. Profil Kesehatan Indonesia 2021.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2019. “Laporan Riskesdas Nasional 2018.Pdf.” Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan 198.
Kementerian Kesehatan RI. 2020. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kurniadi Tahu, Sebastianus, and Yohanes Dion. 2022. “Preventing Tuberculosis in Families of East Timor Expatriate Tuberculosis Patients in Indonesia.” KnE Life Sciences 2022:934–42. doi: 10.18502/kls.v7i2.10393.
Lolong, Dina Bisara, Lamria Pangaribuan, Kristina L. Tobing, Oster S. Simarmata, Ingan Tarigan, Siti Isfandari, Ni Ketut Aryastami, and Ina Kusrini. 2021. “Sys Rev Pharm 2021; 12(12): 647-653 A Multifaceted Review Journal in the Field of Pharmacy Health Seeking Behavior among Pulmonary Tuberculo-Sis Suspects in the Community in Indonesia.” 12(12):647–53.
Luba, Tegene Regassa, Shangfeng Tang, Qiaoyan Liu, Simon Afewerki Gebremedhin, Matiko D. Kisasi, and Zhanchun Feng. 2019. “Knowledge, Attitude and Associated Factors towards Tuberculosis in Lesotho: A Population Based Study.” BMC Infectious Diseases 19(1):1–10. doi: 10.1186/s12879-019-3688-x.
Mubarokah, Kismi, Enny Rachmani, Nurjanah Nurjanah, and Sri Handayani. 2021. “Tuberculosis Literacy Supports Preventive Behaviour among Workers in Semarang, Indonesia.” Annals of Tropical Medicine & Public Health 24(01). doi: 10.36295/asro.2021.24177.
Nainggolan, Masnita. 2022. “Hubungan Pengetahuan, Sikap Dan Dukungan Keluarga Terhadap Perilaku Pencegahan Penularan Pada Pasien TBC.” Dpoaj 01(08):300–306.
Ramadhany, Sri, Harun Achmad, Marhamah F. Singgih, Yunita Feby Ramadhany, Nur Hildah Inayah, and Nurul Mutmainnah. 2020. “A Review: Knowledge and Attitude of Society toward Tuberculosis Disease in Soppeng District.” Systematic Reviews in Pharmacy 11(5):57–62. doi: 10.31838/srp.2020.5.10.
Sari, Ayu Riana, Fauzie Rahman, Anggun Wulandari, Nita Pujianti, Nur Laily, Vina Yulia Anhar, Lia Anggraini, Muhammad Azmiyannoor, Agus Muhammad Ridwan, and Farid Ilham Muddin. 2020. “Perilaku Pencegahan Covid-19 Ditinjau Dari Karakteristik Individu Dan Sikap Masyarakat.” Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia 1(1):32–37. doi: 10.15294/jppkmi.v1i1.41428.
Sari, Mila Triana, Haflin Haflin, and Dayana Rahmaniyah. 2020. “Karakteristik Dan Upaya Pencegahan Penularan Pada Penderita Tuberkulosis Paru.” Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi 20(2):692. doi: 10.33087/jiubj.v20i2.1009.
Solihin, Sopian, and Lintang Alifah. 2021. “Faktor Predisposisi, Pencegahan Dan Perilaku Sembuh Pasien Tuberkulosis Paru.” Jurnal Health Sains 2(7):956–65. doi: 10.46799/jhs.v2i7.227.
Surya, Asik, Budiarti Setyaningsih, Helmi Suryani Nasution, Cicilia Gita Parwati, Yullita E. Yuzwar, Mike Osberg, Christy L. Hanson, Aaron Hymoff, Pia Mingkwan, Julia Makayova, Agnes Gebhard, and Wiendra Waworuntu. 2017. “Quality Tuberculosis Care in Indonesia: Using Patient Pathway Analysis to Optimize Public-Private Collaboration.” Journal of Infectious Diseases 216(Suppl 7):S724–32. doi: 10.1093/infdis/jix379.
Syapitri, Heni, Amila Amila, and Juneris Aritonang. 2021. Metodologi Penelitian Kesehatan. Malang: Ahlimedia Press.
Wang, Yunxia, Yong Gan, Juanjuan Zhang, Jinzhou Mei, Jing Feng, Zuxun Lu, Xin Shen, Meigui Zhao, Yanfang Guo, and Qing Yuan. 2021. “Correction to: Analysis of the Current Status and Associated Factors of Tuberculosis Knowledge, Attitudes, and Practices among Elderly People in Shenzhen: A Cross-Sectional Study (BMC Public Health, (2021), 21, 1, (1163), 10.1186/S12889-021-11240-7).” BMC Public Health 21(1):1–10. doi: 10.1186/s12889-021-11524-y.
Widiyas Ulfia Rachma, Makhfudli Makhfudli, Sylvia Dwi Wahyuni. 2021. “Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Pencegahan Penularan Pada Pasien Paru.” Jurnal Keperawatan Muhammadiyah 6(3):137–49.
World Health Organization (WHO). 2021. Global Tuberculosis Report 2021.
Yulianti Risti, Titis, and Etc. 2022. “Pencegahan Dan Pengendalian Tuberkulosis.” Jurnal Pengmaskesmas 2(1):68–81.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Syaputra Artama, Maria Salestina Sekunda, Rif'atunnisa Rif'atunnisa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.






